Kemperin Sosialisasi Website Small Industry di Manado
Manado, CSN -.Kementerian Perindustrian mensosialisasi kegunaan website small industry pada IKM di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Setditjen IKM Kementerian Perindustrian, Arief Guntoro mengatakan internet adalah jaringan komputer global yang memungkinkan transmisi teks, suara, gambar atau aliran gambar dimana jaringan ini dapat diakses oleh publik.
“Sosialisasi website kepada IKM di Sulut agar memberikan pemahaman kepeda mereka untuk dapat memasarkan produk lewat internet,” katanya.
Katanya, website merupakan media promosi yang dapat menjangkau seluruh dunia.
“Website membantu calon konsumen mengetahui produk dan layanan perusahaan dengan lebih jelas dibandingkan dengan media lainnya, karena website dapat menampilkan banyak informasi yang dibutuhkan dengan jelas,” katanya.
Dekan Fakultas Komputer Unklab, Edson Yahuda Putra mengatakan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam memasarkan produknya selain memasarkan langsung juga bisa melalui internet atau website.
“Keuntungan promosi produk lewat internet yakni pasar bisa dikelompokkan sesuai dengan kelompok masyarakat, dapat menghitung berapa yang datang berkunjung dan membaca di website,” katanya.
Lewat internet, katanya bisa menjalin hubungan dengan calon pembeli baik dalam negeri maupun luar negeri.
“Pemasaran melalui internet bisa juga melihat kompetitor dengan tingkat persaingannya,” jelasnya.
Dan yang paling penting, katanya kelebihan jualan di internet yakni tidak perlu bangunan dan penjaga, bisa berjualan sambil jalan-jalan, biaya promosi sangat murah, jangkauan pasar yang luas serta transaksi mudah dan praktis.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng mengatakan bagi para IKM diharapkan mampu memanfaatkan sosialisasi ini.
“Karena pemasaran lewat internet memiliki banyak keuntungan serta meminimalisir pengeluaran,” jelasnya.
Serta, katanya website dapat meningkatkan citra perusahaan.
“Perusahaan yang memiliki website akan lebih bergengsi dari pada perusahaan yang tidak memiliki,” katanya.
Ditambahkannya, pada tahun 2013 Ditjen IKM kembali akan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dengan pelatihan website.
Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan IKM, Alwy Pontoh mengatakan Industri-industri kecil seperti ini yang wajib difasilitasi dan disuport oleh pemerintah agar mampu bersaing di pasar Internasional.
“Dari sekarang IKM di Sulut mulai dibekali dengan pemasaran yang lebih tinggi lagi yakni melalui internet karena selain murah dan mudah jaringan pasar hingga luar negeri,” katanya.
Sosialisasi ini, katanya mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman para IKM memasuki pasar bebas ASEAN tahun 2015
.jpg)
Comments
Post a Comment