Dubes Palestina Dialog di Tomohon

Tomohon, CSN – Inovasi penting dan strategis dilakukan Walikota Jimmy F. Eman, SE.Ak terkait rencana kerjasama sister city dengan Betlehem, diwujudkan dengan menghadirkan Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz N.Mehdawi, Rabu (24/9), sekaligus melakukan dialog.

Kunjungan Dubes Palestina ini telah membuka jalan bagi kerjasama Kota Tomohon dan memberikan pengertian kepada para tokoh agama yang ada di Kota Tomohon, sekaligus mendengarkan dari sumber utama tentang keadaan yang ada di Negara Palestina seputar topik hangat yang telah mendunia dan menyita banyak perhatian publik seperti ISIS yang memaksakan ideologi yang tidak relevan karena banyak negara ingin hidup bersama meskipun dalam keberagaman.

Pada kesempatan ini Walikota Jimmy F. Eman, SE.Ak mengatakan bahwa kunjungan dubes Palestina ini yaitu memberikan pencerahan kepada tokoh-tokoh agama seputar realita yang ada di negara Palestina bahwa masalah sebenarnya yang ada di Palestina adalah Konflik memperebutkan tanah bukan konflik agama.

Sama seperti yang disampaikan Maher Canawaty yang dua kali berkunjung ke Tomohon.
Lanjut Eman, Pemerintah Kota Tomohon memberikan pemahaman dan arahan kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon tentang ISIS yang awalnya merupakan negara-negara yang memiliki perpecahan dalam masyarakat dan ingin membentuk Negara islam, ini bertentangan dengan paham dan keberagaman yang ada di negara-negara islam yang juga memiliki penganut agama lainnya.

Selanjutnya dalam dialog yang dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota tersebut Dubes Palestina mengatakan bahwa yang paling bertanggung jawab pada fenomena konflik di Palestina terdiri dari lima kelompok yaitu pertama Politisi yang ingin mempertahankan dominasi mereka, kedua Media karena kepentingan bisnis, ketiga Guru-Guru karena memberi pemahaman dan pengajaran yang salah, keempat Tokoh-Tokoh Agama yang menyampaikan pesan yang salah melalui mimbar dan kelima Intervensi Asing yang terkadang membawa perpecahan dalam masyarakat.
Oleh sebab itu katanya hati-hati terhadap keadaan orang asing begitu juga dengan partai yang berafiliasi dengan negara luar. Dalam dialog ini juga dipandu oleh DR.R.A.D.Siwu sekaligus sebagai interpreter yang handal.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretars Kota DR.Arnold Poli,SH.MAP bersama Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, ketua FKUB Pdt.J.J. Palilingan, S.Th bersama anggota dan tokoh-tokoh agama yang ada di Kota Tomohon.

Saat berkunjung ke Kota Tomohon, Mehdavi memberikan pujian dan ungkapan kebanggaan akan keindahan alam, keramahan warga dan masyarakat Sulawesi Utara dan Kota Tomohon khususnya.
Beliau mengingatkan agar supaya Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon untuk menjaga dan memelihara kesejukan, keindahan alam dan keragaman hayati serta budaya yang ada di Kota Tomohon.
Mehdavi sendiri telah bertugas di Indonesia sejak tahun 2006 sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Indonesia. Sebelum ditugaskan ke Indonesia, Mehdawi yang merupakan alumni Irbid Secondary School pada tahun 1970 dan University of Sindh di Jamshore, Sindh, Pakistan pada tahun 1979 ini pernah ditugaskan untuk menjadi duta besar Republik Tanzania, Mauritis dan Comoros Union, serta aktif di berbagai forum dan diskusi internasional.

Comments

Popular posts from this blog

Mumi Biksu Ditemukan Dalam Posisi Lotus

Bocah 5 Tahun Ini Bisa Menghajar Anda !